Selasa, 07 Agustus 2018

Kopi Khong, Kopi Blend Bercita Rasa Kopi Asli Sumatera


Kopi adalah komoditas perkebunan yang telah menjadi raja komoditas perkebunan sejak pertama kali diperkenalkan oleh Belanda pada masa penjajahan. Bahkan hingga kini komoditas ini masih merajai komoditas perkebunan.

Kopi, bisa dikatakan sebagai komoditas perkebunan yang hasil olahannya menjadi produk yang paling banyak dikonsumsi manusia di penjuru bumi.

Indonesia, mulai Sabang hingga Merauke terbentang perkebunan kopi, arabica maupun robusta, tergantung ketinggian lahan masing-masing daerah. Mulai dari Propinsi Aceh didominasi oleh kopi robusta Ulee Kareng dan Arabica Gayo. Sumatera Utara lebih banyak varian kopinya, Ada Arabica Mandhailing, arabica Lintong, arabica dataran tinggi tanah Karo, dan Robusta Sidikalang. Lampung didominasi kopi Robusta.



Sementara itu, di pulau lain di luar Sumatera, beraneka ragam kopi spesialti yang ditanam, mulai arabica Preanger di Jawa Barat, arabica Temanggung dari Jawa Tengah, Robusta Dampit di Jawa Timur, arabica Kintamani di Bali, arabica Bajawa di Nusa Tenggara Timur, arabica Sembalun di Nusa Tenggara Barat, arabica Toraja dari Sulawesi dan arabica Wamena dari Jaya Pura. Selain yang tersebut di atas, sebenarnya masih banyak kopi single origin dari berbagai daerah, namun masih belum terlalu familiar.

Selain kopi single origin, ada beberapa pecinta dan peracik kopi yang mencampur arabica dan robusta dalam satu racikan, kopi ini biasa disebut dengan istilah kopi blend (Coffee Blend). Hal ini dilakukan karena dari masing-masing kopi memiliki ciri dan cita rasa serta kandungan kafein yang berbeda. Arabica memiliki kandungan kafein yang lebih rendah daripada robusta, rasa arabica dari asam ke pahit sedangkan robusta memiliki kecenderungan rasa pahit ke sepet atau kelat.

Blending Coffee inilah yang nantinya akan mengakomodir pecinta kopi yang menginginkan kopi dengan kadar kafein sedang, rasa tidak asam dan tidak sepet, serta ketebalan rasa yang pas. Istilah Vetty Vera "sedang-sedang saja" dalam lagu dangdutnya.



Di Medan, Sumatera Utara, terdapat pabrik pengolahan kopi blend yang bernama UD. KOPI KHONG. Pabrik ini meracik kopi blend dari 3 macam kopi single origin, yaitu arabica Gayo, arabica Lintong dan robusta Sidikalang. Racikan yang tepat dan pas membuat kopi produksi pabrik yang masih berada di sekitaran Kecamatan Sunggal ini terasa ringan, tidak terlalu pahit maupun tidak asam, Serta kadar kafeinnya yang masih dalam kadar sedang. Selain itu, penikmat kopi juga diuntungkan karena membuat harga kopi menjadi lebih murah daripada kopi spesialty single origin.

Kopi Khong biasa dipasarkan ke kedai kopi maupun coffe shop di seputaran pulau Sumatera. Harga jual kopi ini sangat terjangkau, kedai kopi maupun coffee shop biasa membandrol segelas Kopi Khong di kisaran Rp.5.000 hingga Rp.10.000 saja, cukup murah bukan?.

Bila anda berniat mencicipi Coffee Blend dari Kopi Khong, silahkan hubungi pemasaran KOPI KHONG di nomor telepon +6281260094811 untuk mendapatkan harga spesial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar